Mengenal Kesehatan Mental

http://orami.co.id

Apa itu kesehatan mental?
World Health Organization (WHO), menyatakan bahwa kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stress kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya.

Kenali Kesehatan Mental!
● Kesehatan mental mempengaruhi bagaimana kita berpikir, merasakan, dan bertingkah laku
● Kesehatan mental mempengaruhi bagaimana kita mengatur stres, berhubungan dengan orang lain, dan menentukan pilihan
● Jika kita memiliki mental yang sehat, kita akan cenderung sukses dan berkembang secara optimal

Apa yang Membuat Gangguan Kesehatan Mental Berbahaya?
● Penurunan kebahagiaan
● Memiliki masalah dalam hubungan dengan orang terdekat
● Merasa terisolasi secara sosial
● Terlibat pada tingkah laku berisiko
● Imun sistem yang melemah
● Mempengaruhi kesehatan medis

Menyadari Kondisi Kesehatan Mental Kita
● Periksa pola hidup
-Pola makan? Pola tidur? Kegiatan fisik?
● Melakukan journaling
– Mencatat kegiatan sehari-hari
● Melakukan refleksi diri

Warning Sign!
● Perasaan sedih yang sangat intens
● Kesulitan berkonsentrasi dan mudah linglung
● Perasaan takut dan cemas berlebihan
● Perubahan mood yang sangat ekstrem
● Merasa ingin menjauh dari lingkungan sosial
● Perasaan lelah yang sangat intens, merasa energi sangat rendah, dan mengalami gangguan tidur

Kita tidak harus menunggu ini terjadi untuk ke bantuan profesional. Ini dijadikan warning sign diri sendiri ya! Bukan sebagai upaya mendiagnosis diri sendiri. Awareness itu penting, self-diagnosis itu bahaya.

Apa Bahayanya Self Diagnosis?
● Tidak mendapatkan pertolongan dan hal yang dibutuhkan
● Merasakan panik yang mungkin tidak diperlukan
● Membatasi diri sendiri
● Ketersediaan informasi yang kurang cukup

Penanganan Pertama :
Mengatur Nafas
Salah satu simtom gangguan kesehatan mental adalah perasaan sesak, panik, cemas. Dengan mengatur napas, kita memaksa ritme pernapasan kita menjadi lebih stabil.

Grounding Technique
Memaksakan diri kita untuk terhubung dengan kondisi “here and now”. Membuat diri menjadi lebih mindful.

So, what’s next?!

Kedua hal tadi adalah beberapa contoh self help yang bisa kamu lakukan ketika kamu merasa tidak baik-baik saja. Tapi Kamu perlu ingat bahwa dirimu tidak sendirian. Jika kamu merasa tidak kuat dan self help tadi tidak membantu, kamu bisa mencoba untuk:
● Mencari dukungan keluarga/teman yang dipercaya
● Mengikuti support group
● Mencari bantuan profesional


Narasumber : Shabrina Audinia, S.Psi.

Peran Kecerdasan Emosional

http://rencanamu.id

Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk menyadari apa yang Anda rasakan, serta orang lain rasakan. Serta kemampuan untuk menggunakan sumber informasi tersebut menjadi sesuatu yang konstruktif. Mengelola secara efektif perasaan agar dapat tercapai sasaran pribadi dan organisasi atau kelompok.

Kecerdasan emosional yaitu:

  1. Kemampuan pengendalian diri
  2. Semangat
  3. Ketekunan
  4. Kemampuan untuk memotivasi diri sendiri
  5. Kemampuan bertahan menghadapai frustasi
  6. Kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi
  7. Tidak berlebih-lebihan dalam kesenangan

Kecerdasan emosional yaitu:

  1. Kemampuan mengatur suasana hati
  2. Kemampuan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir
  3. Kemampuan membaca perasaan terdalam orang lain (empati)
  4. Kemampuan memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya
  5. Kemampuan untuk menyelesaikam konflik
  6. Kemampuan memimpin

Peran Kecerdasan Emosional dalam Kehidupan:

  1. Berdasarkan pengalaman, apabila suatu masalah menyangkut pengambilan keputusan dan tindakan, aspek perasaan sama sama pentingnya dengan dan seringkali lebih penting daripada nalar.
  2. Nilai-nilai yang lebih tinggi dalam perasaan manusia, seperti kepercayaan, harapan, pengabdian, cinta, seluruhnya lenyap dalam pandangan kognitif yang dingin, kita sudah terlalu lama menekankan pentingnya IQ dalam kehidupan manusia.
  3. Kecerdasan emosional menambahkan jauh lebih banyak sifat-sifat yang membuat kita menjadi lebih manusiawi.
    Peran Kecerdasan Emosional dalam Kehidupan:
    Orang dengan ketrampilan emosional yang berkembang baik berarti kemungkinan besar ia akan bahagia dan berhasil dalam kehidupan, menguasai kebiasaan pikiran yang mendorong produktivitas mereka.

Kerangka Kemampuan / Kompetensi Kecerdasan Emosional :

  • Kemampuan Pribadi
  1. Kesadaran diri/ kemampuan memahami perasaan diri sendiri
  2. Pengendalian diri/ kemampuan mengelola atau mengatur emosi diri sendiri
  3. Memotivasi diri/ kemampuan memotivasi diri sendiri
  • Kemampuan Sosial
  1. Kepekaan terhadap orang lain/ kemampuan merasakan perasaan orang lain
  2. Keterampilan sosial/ kemampuan sosial

Narasumber : Mohamad Yunus Yusuf, SE, MM, MNLP,CPHR, CHT, CHA, CBHA

4 Pilar Bisnis yang Mematikan

Menurut Robert Kiyosaki, 4 pilar itu adalah Produksi, SDM, Finance, dan Marketing. Idealnya dalam suatu bisnis memang memerlukan fungsi-fungsi diatas.

Namun bagaimana dengan seorang pebisnis pemula yang minim modal ilmu, dan pengalaman. Kebayang betapa mumetnya mereka harus memikirkan semua itu sekaligus, pasti keteteran. Bahkan bisa jadi bisnis yang dijalankan tidak akan bertahan lama.

Oleh karena itu, solusi yang Insya Allah bisa diterapkan adalah mulailah dari fungsi marketing dan penawaran.

– Setelah menghasilkan, barulah urus finance.

– Makin menghasilkan, barulah rekrut SDM.

– Makin menghasilkan, barulah melakukan produksi.

Tentu melakukan produksi ini hanya pilihan saja, dan tidak harus juga dilakukan. Seringkali bisnis kita akan menjadi lebih efisien jika tidak melakukan produksi. Ambil saja barang dari pihak lain dan kita yang memasarkannya.

Contohnya seperti showroom Toyota, outlet Iphone, Alfamaret. Mereka tetap fokus pada distribusi barang (marketing), bukan pada produksi.

Jadi, bagi kita sebagai pebisnis pemula, mulailah dari penawaran. Selagi produk kita sarat manfaat, jangan malu untuk menawarkan. Harus pede dan harus bangga 😊


Narasumber : Yoza Ananda (Menror Bisnis)

Perlukah Passion dalam Bisnis?

Dalam menjalankan bisnis idealnya memang sesuai passion kita, namun jika tidak sesuai passion kita ya tidak masalah juga. Bila kita bisa mencetak Rp 200 juta/ bulan, Insya Allah passion pun akan hadir. Jangan sampai karena mengutamakan passion dan idealisme, kita mengabaikan peluang bisnis yang sangat menguntungkan.

Kadang kita harus realistis, jika memang menguntungkan dan sarat manfaat bagi orang banyak ya kenapa tidak dicoba. Selagi halal dan legal yuk dijajal.

Saran untuk kita semua, jangan terjebak dengan kata ‘passion’ dan idealisme. Maaf, belum tentu passion kita bisa menghasilkan dan belum tentu passion kita dihargai market.

Bahkan belum tentu passion dan bakat kita lebih baik daripada orang lain. Carilah suatu bisnis yang langsung menghasilkan. Jika sudah menghasilkan, kita bisa saja melakukan passion kita yang sempat tertunda.


Narasumber : Yoza Ananda (Mentor Bisnis)

Pebisnis Pemula Butuh Mentor

Ibarat perjalanan jauh, mentor seperti navigator yang menentukan arah. Ibarat dalam kegelapan, mentor seperti cahaya yang menerangi jalan.

Mentor juga ibarat travel guide yang sudah bolak balik mengantarkan tamunya ke suatu tempat wisata. Jika kita mengikutinya maka Insya Allah akan sampai dengan cepat dan nyaman.

Dalam keluarga ada mentor yaitu kepala keluarga. Dalam bisnis baiknya juga ada mentor, supaya gak gampang tekor. Apalagi bagi pebisnis pemula yang minim modal, ilmu, dan pengalaman.

Nabi Muhammad saja memiliki mentor ketika masa berdagang yaitu pamannya Abu Thalib. Bung Karno bermentor kepada HOS Cokroaminoto.

Ada beberapa alasan kenapa kita butuh mentor yaitu :

1. Agar bisa membimbing kita dalam ilmu teknis dan strategis yang bisa didapatkan dari ilmu maupun pengalaman sang mentor.

2. Kita tidak perlu menjalankan bisnis secara trial dan error.

3. Meminimalkan potensi risiko kerugian.

4. Bisa lebih cepat mencapai kesuksesan.

5. Lebih percaya diri menjalankan aktifitas bisnis karena ada yang mengingatkan dalam pengambilan keputusan bisnis.

Oleh karena itu, sebaiknya kita juga mencari mentor yang tidak asal. Usahakan mencari mentor yang fokus dan sudah teruji ilmu, pengalaman, komitmen serta integritasnya.


Narasumber : Yoza Ananda (Mentor Bisnis)

7 Tips bagi Pebisnis Pemula

Kamu ingin memulai bisnis? Tapi masih bingung? Kira-kira apa sih yang harus dilakukan oleh seorang pebisnis pemula?

Nah, berikut ada tips atau point penting yang perlu diperhatikan oleh para pebisnis pemula:

1. Bisnis tidak harus produksi sendiri. Fokus saja pada penjualan. Karena untuk menjalankan proses produksi yang efisien dan menguntungkan perlu modal dan pengalaman yang lumayan.

Jadi untuk pemula biasanya belum sanggup untuk itu. Di awal mendirikan bisnis, kita mungkin bisa dengan menjadi reseller, atau dropshipper dulu. Jualkan barang orang lain dan fokus pada keuntungan sehingga bisa terkumpul modal.

2. Jangan sampai waktu kita tersita di operasional. Fokus pada penjualan, karena akan berdampak pada penghasilan. Misal nih teman-teman jualan bakso nah karna adanya sistem operasional maka teman” harus beli bumbu masak sendiri, melayani dll. Nah usahakan bisnis kita di awal fokus saja pada penjualan.

3. Pilih produk yang tidak mudah rusak dan tidak mudah basi. Produk yang akan kita jual harus bisa dikirim dengan mudah dan cepat tanpa harus buka cabang. Kalau teman-teman jualan usahakan punya produk yang tahan lama atau masa kadaluarsanya jangka panjang 3-5 tahun. Kira-kira produk apa yah??

4. Ringan di ongkir, tidak terkendala dengan size dan berat. Jangan pula pilih produk yang mudah pecah. Pilih produk yang kecil ukurannya, tapi nilai jualnya tinggi…Jangan cari bisnis yang fokus satu tempat saja ngga bisa menjangkau seluruh Indonesia.. karena kenapa?? Sekarang ini masa pandemi dikit-dikit pasti beli online.

5. Produk harus bisa dijual pada penjual. Ini untuk mempercepat volume penjualan dan pertumbuhan bisnis. Dengan cara ini juga bisa membantu orang lain untuk jadi pengusaha…Kalau kita bisa jual ke penjual yakin dehh kalian akan bisa dapatkan omzet belasan hingga ratusan juta rupiah.

6. Cari produk yang harus dibeli ulang oleh konsumen dalam mingguan atau bulanan. Ini akan membantu kita dalam hal cashflow. Ingat, mencari pelanggan baru mengharuskan cost 6 kali lebih tinggi.

7. High Margin. Minimal marginnya 25%. Dengan ini bisa nantinya kita bagi juga dengan reseller, dropship dsb. Kan kasian kalo margin nya rendah

Misal :
Kita jualan kripik harga 2.500 dengan selisih profit hanya 500K dan sdh kita jualkan 100 pcs
2.500 x 100 = 200.000 !!
500 x 100 = 50.000
Profit nya hanya 50.000


Narasumber: Suryadin Laoddang (Pakar IM)

Pentingnya Melakukan Partnership

Apa Itu Partnership?

Partnership dapat diartikan sebagai suatu strategi bisnis dimana terdapat dua pihak atau lebih yang bekerjasama untuk meraih keuntungan bersama.

Biasanya partnership dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu dan berdasarkan prinsip saling membutuhkan serta saling membesarkan.

Kenapa Harus Melakukan Partnership?

1. Pertama adalah mengatasi keterbatasan sumber daya dan inovasi. Salah satu tujuan utama dalam melakukan partnership adalah untuk menyatukan atau saling membagikan sumber daya seperti keterampilan, keahlian, kepegawaian dan informasi atau pengetahuan. Nantinya upaya tersebut akan dapat menguntungkan para kolaborator dan membuat mereka dapat mencapai tujuan bersama, maka dari itu partnership disebut sebagai upaya kolaboratif.

2. Kedua, permintaan pasar yang semakin kompleks. Contoh: terdapat banyak platform online yang berkembang pesat saat ini sehingga pelaku bisnis juga didorong untuk dapat melakukan aktivitasnya secara online guna menjaga daya saing. Salah satu cara untuk memenuhi permintaan pasar adalah dengan melakukan partnering dengan penyedia layanan online (e-commerce) atau partnering dengan perusahaan dibidang technology untuk membuat platform online untuk membuat platform online dan sebagainya.

3. Ketiga yaitu memperluas pasar. Dengan melakukan partnering maka para pelaku bisnis dapat membuka pasar baru dan meningkatkan peluang mereka untuk melakukan promosi kepada target pasar yang baru tersebut.

Tips dalam Melakukan Partnership

1. Connect Socially. Perlu dipahami bahwa partnership bukan sekedar membangun hubungan bisnis saja, tetapi bagaimana membangun relasi pertemanan dan juga kepercayaan antara satu sama lain.

2. Keep Everyone in the Loop.
Pastikan bahwa tidak ada pihak-pihak yang tertinggal dalam proses kerjasama. Progress maupun masalah sekecil apapun perlu dikomunikasikan dalam proses kemitraan. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kebingungan dan juga re-work.

3. Recognize Each Others Capabilities, Cultures and Motivations. Penting untuk bisa memahami “Which Partner is Best at What” sehingga proses kerjasama bisa terjadi secara efektif dalam mencapai tujuan dan setiap pihak dapat bekerja secara komplementer/melengkapi.

4. Invest in Tools, Processes, and Personnel. Setiap perusahaan memiliki budaya dan ekspektasi yang berbeda-beda dalam menjalin kerjasama maka dari itu diperlukan adanya jembatan untuk mengatasi perbedaan budaya dan perbedaan ekspektasi tersebut. Salah satu caranya adalah dengan membuat tim gabungan yang secara khusus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progress dan peluang-peluang kerjasama.


Narasumber: Sutardi Huang (Founder PT Kreen Entertainment Indonesia)

Personal Branding

Apa itu personal branding?

Personal Branding adalah hal yang dilakukan untuk membangun personal publik Anda terhadap audiens target Anda tentang nilai-nilai, keyakinan, dan tujuan Anda.

Melakukan personal branding membutuhkan waktu yang lama dan dilakukan secara konsisten.

Apa sih manfaat personal branding?

  1. Membangun kepercayaan orang lain
  2. Membangun koneksi
  3. Meningkatkan percaya diri
  4. Membangun kredibilitas

Bagaimana cara melakukan personal branding?

1. Kenali diri sendiri.
Bertanya pada diri sendiri tentang bidang apa yang paling unggul, kegiatan yang paling disukai, apa yang paling memotivasi dsb.

2. Menentukan “why”.
Ingin kenal sebagai apa dan siapa, jika mengetahui hal tersebut maka anda akan mengungkapkan keterampilan anda serta meningkatkan keterampilan anda.

3. Menentukan audience.
Menentukan jangkauan dapat berupa usia, gender, latar belakang, dsb.

4. Memperluas jaringan.
Semakin banyak koneksi yang Anda buat akan semakin banyak nilai yang dapat Anda berikan dalam interaksi Anda semakin besar pula kemungkinan personal branding Anda akan dikenali.


Narasumber: Devi Novita Dyanti (Beauty Entrepreneur Oriflame)

Niat dan Sikap dalam Bisnis

Niat dalam memulai bisnis sangat penting, letaknya diawal dan sangat menentukan hasil akhir. Niat sebaiknya mengandung nilai :
– Manfaat untuk orang-orang disekitar kita.
– Ibadah dan memberikan amal jariyah bagi kita.

Jika niat dibarengi pula dengan ilmu dan semangat, Insya Allah sukses hanya tinggal menunggu waktu saja.

Berikut adalah beberapa sikap yang harus kita munculkan untuk mengawal niat kita yaitu :

1. Yakin

Yakinlah bahwa bisnis yang kita geluti akan berjalan dengan baik dan lancar. Yakin adalah hal yang paling penting dalam kita melakukan bisnis, karena ketika kita yakin maka akan ada energi positif dalam diri kita sehingga kita menjadi lebih mantap untuk menjalankan bisnis dan tak akan goyah dengan apapun yang terjadi.

2. Sabar

Jangan terburu-buru untuk mengharapkan hasil yang sesuai dengan yang kita inginkan. Jalani dan nikmati prosesnya. Proses adalah hal yang sangat penting. Tanpa adanya proses maka hasil pun tidak akan ada. Jangan pernah lelah dalam berproses karena di balik semua lelah yang kita dapatkan merupakan sebuah efek dari proses yang merupakan inti dari hasil yang kita dapatkan.

3. Ikhlas

Rela menyisihkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam mengembangkan bisnis. Ketika kita ikhlas mengerahkan apapun demi tujuan kita yaitu dalam hal ini untuk mengembangkan bisnis maka yakinlah bahwa kita akan mendapatkan apa yang layak untuk kita dapatkan Selama kita melakukan sesuatu dengan kerja keras dan sungguh-sungguh  maka hasil pun tidak akan mengkhianati usaha.


4. Prasangka Baik

Apabila kondisi bisnis tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, maka mungkin itu adalah cara Allah untuk membuat kita makin tangguh dan kuat dalam menghadapi cobaan menuju kesuksesan. Maka, tetaplah berprasangka baik dan jadikanlah setiap apa yang kita alami sebagai sebuah pelajaran yang berharga, karena sejatinya pengalaman adalah guru yang paling berharga.


Sumber : Yoza Ananda (Mentor Bisnis)

Macam-Macam Vitamin dan Manfaatnya

Vitamin adalah zat yang ditemukan dalam makanan yang dibutuhkan tubuh kita untuk pertumbuhan dan kesehatan. Ada 13 vitamin yang dibutuhkan tubuh kita. Masing-masing vitamin memiliki fungsi tersendiri.

Berikut adalah beberapa vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita :

1. Vitamin A

Vitamin A berfungsi melindungi tubuh kita dari beberapa infeksi, serta membantu menjaga kulit kita agar tetap sehat. Vitamin A dapat kita temukan pada makanan seperti brokoli, bayam, wortel, labu, ubi jalar, hati, telur, susu, krim, dan keju.

2. Vitamin B1

Vitamin B1 berfungsi membantu tubuh kita dalam mencerna karbohidrat serta baik dalam menjaga sistem saraf. Vitamin B1 dapat kita temukan pada makanan seperti hati, kacang, sereal, roti, dan susu.

3. Vitamin B2

Vitamin B2 baik dalam menjaga kesehatan kulit kita. Untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin B2, kita bisa mengkonsumsi Hati, telur, keju, susu, makanan hijau, kacang polong, dan gandum.

4. Vitamin B3

Vitamin B3 berfungsi membantu tubuh kita dalam menggunakan protein, lemak dan karbohidrat. Selain itu Vitamin B3 juga baik dalam menjaga sistem sarafdan kulit kita. Vitamin B3 dapat kita temukan dalam makanan antara lain Hati, ragi, kacang, daging, ikan, dan unggas.

5. Vitamin B5

Vitamin b5 membantu dalam proses penggunaan karbohidrat dan lemak dan membantu dalam produksi sel darah merah. Vitamin ini dapat kita temukan dalam daging sapi, ayam, lobster, susu, telur, kacang, kacang polong, brokoli, ragi, dan biji-bijian.

6. Vitamin B6

Vitamin B6 berfungsi membantu tubuh kita dalam menggunakan protein dan lemak dan membantu dalam proses transportasi oksigen serta sangat baik untuk kesehatan saraf kita. Vitamin ini terkandung dalam Hati, biji-bijian, kuning telur, kacang, pisang, wortel, dan ragi.

7. Vitamin B9 (Asam Folat)

Vitamin b9 membantu dalam produksi sel baru dan memeliharanya, serta dapat mencegah cacat lahir. Makanan hijau, hati, ragi, kacang, kacang polong, jeruk, sereal dan gandum mengandung vitamin jenis ini.

8. Vitamin B12

Vitamin B12 dapat membantu dalam produksi sel darah merah dan sangat baik untuk kesehatan saraf. Vitamin B12 dapat kita temukan pada Susu, telur, hati, unggas, kerang, sarden, dan telur.

9. Vitamin C

Vitamin C bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang, kulit dan pembuluh darah. Makanan yang mengandung Vitamin C antara lain jeruk, tomat, kentang, pepaya, stroberi, dan kubis.

10. Vitamin D

Vitamin D sangat baik dalam menjaga kesehatan tulang. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin D kita cukup berjemur atau terkena sinar matahari selama 5- 30 menit minimal 2 kali dalam seminggu. Selain itu kita juga bisa mengkonsumsi makanan antara lain seperti Hati dan Susu.

11. Vitamin E

Vitamin E dapat memelihara sel tubuh kita dari kerusakan, memperlancar aliran darah, serta mampu memperbaiki jaringan tubuh. Makanan yang mengandung Vitamin E antara lain kuning telur, hati sapi, ikan, susu, brokoli, dan bayam.

12. Vitamin H (Biotin)

Vitamin H dapat membantu tubuh dalam menggunakan karbohidrat dan lemak serta membantu dalam pertumbuhan sel. Kita dapat menemukan Vitamin H dalam Hati, kuning telur, tepung kedelai, sereal, ragi, kacang polong, buncis, kacang, tomat, dan susu.

13. Vitamin K

Vitamin K membantu dalam proses pembekuan darah dan pembentukan tulang. Vitamin K terdapat pada bahan pangan seperti kubis, keju, bayam, brokoli, dan tomat. Selain itu, tubuh kita juga memproduksi vitamin K.

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai